Al Muhadzab
Fikih
Profil penulis
3.702 karya publik ditemukan.
Fikih
Bahasa Arab
Akan tetapi, tidak dengan buku yang satu ini. Karya Dr. Al-Buthy ini sangat lincah, cerdas, dan membimbing kita pada pemahaman sirah yang benar. Inilah satu-satunya buku pegangan dasar tentang sirah Nabi Muhammad Saw. yang paling lengkap dan tepercaya. Sebagai ulama paling berpengaruh abad ini, otoritas sang pengarang sama sekali tidak diragukan. Beliau menyajikan karya ini dengan ungkapan sastrawi yang ringan dan renyah. Buku yang penuh kejutan, bahkan dari kisah hidup Rasulullah Saw. yang paling sederhana pun ternyata ada hikmah dan hukum yang patut kita renungkan. Buku ini wajib dibaca oleh siapa pun yang merindukan sosok ideal dalam menjalani hidupnya di dunia dan akhirat. [Mizan, Hikmah, Referensi, Agama, Islam, Indonesia]
Jangan Anda bayangkan bahwa buku ini akan mengajarkan ilmu fikih yang kaku dan berat. Dalam buku ini, Nadirsyah Hosen atau akrab disapa Gus Nadir, menuturkan indahnya keilmuan fikih yang dipelajari langsung dari sang abah, Prof. K.H. Ibrahim Hosen, seorang Ketua Bidang Fatwa di Majelis Ulama Indonesia pada 1980—2000. Buku ini layaknya sebuah persembahan ilmu dari abah dan anak dalam mewarnai khazanah kajian fikih di Indonesia. Tak hanya membahas hukum-hukum agama yang sering diperdebatkan banyak pihak, tetapi juga memberikan solusi atas problematika masyarakat Islam zaman now. Melalui kitab-kitab sahih yang jarang diketahui publik, ia mengajak kita berkaca kepada cara Rasulullah Saw. dan para sahabat dalam menyelesaikan masalah agama saat itu, yang disesuaikan dengan konteks saat ini. Mulai dari hukum Muslim masuk gereja, penggunaan vaksin, perbedaan mazhab, hingga jawaban soal ayat jilbab, semua dituturkan oleh Gus Nadir secara santai. Bertujuan agar kita tak terjebak dalam liang sesatnya berpikir instan, bahkan dengan mudah menghakimi seseorang berbekal sepenggal ayat maupun hadis saja.
Membahas persoalan wanita memang tidak ada habisnya. Selalu saja ada hal menarik dari sosok wanita, baik dalam kaitannya dengan pribadinya sebagai wanita dengan segala spesifikasinya, maupun wanita dalam hubungannya dengan hukum fikih. Banyak hal yang secara spesifik diterapkan khusus terhadap wanita dan tidak berlaku pada selainnya. Inilah diantara perlakuan khusus Islam terhadap kaum Hawa yang menunjukkan agungnya kedudukan mereka dimata syari’at. Berangkat dari kenyataan tersebut, kami bersyukur bahwa buku ini bisa hadir di tangan pembaca sekalian. Buku ini diharapkan mampu memberikan referensi bagi wanita yang ingin mengetahui hukum syari’at terkait dengan segala kondisinya. Kelebihan buku ini dibanding buku sejenisnya adalah pembahasannya yang komprehensif dipandang dari sudut empat madzhab. Kami meyakininya sebagai kelebihan karena tidak sedikit kaum wanita yang masih ragu dan bingung mengambil keputusan di tengah perbedaan pandangan para ulama. Padahal semua itu justru bisa menjadi rahmat, bila umat Islam mampu melihatnya dengan kacamata rahmat pula. Sebaliknya, bila melihat perbedaan itu dengan mengedepankan ego eksklusivitas belaka, bukan tidak mungkin malah perpecahan yang akan timbul. Tujuan kami menerbitkan buku ini tak lain adalah agar kaum muslimah dapat menjadikan setiap aktivitasnya sebagai rangkaian ibadah kepada Allah dan dalam rangka bertaqarrub kepada-Nya. Asumsi ini berangkat dari pemahaman bahwa setiap aktivitas bisa bernilai ibadah manakala pelakunya mampu mengorientasikannya untuk ibadah. Unruk mempermudah orientasi itu diperlukan pemahaman hukum syari’at terhadap apa yang dapat dilakukan dalam rangka ibadah kepada-Nya. Dengan demikian, segala perilaku dan kegiatan rutin harian yang melelahkannya bisa mendatangkan banyak maslahat bagi dunia hingga akhiratnya. Di atas semua itu, sebagai sesama muslim, penerbit merasa terpanggil untuk turut menyebarkan kemaslahatan dunia akhirat kepada seluruh kaum muslimin, khususnya bagi kaum wanita. Pada gilirannya, penerbit merasa bersyukur dapat menghadirkan buku yang sangat penting ini. Harapan kami semoga Allah berkenan menunjukkan kebenaran dan menghapuskan segala bentuk penyimpangan. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terbitnya buku ini. Terakhir, kami berharap kepada pembaca yang selalu mengharap ridha-Nya, untuk memberikan masukan, baik itu kritik, saran, dan nasihat, guna perbaikan buku ini pada masa mendatang. Semoga Allah meridhai pada setiap aktivitas ibadah keseharian kita, sehingga dengan ridha-Nya kita termasuk dalam golongan hamba yang beruntung, baik itu di dunia maupun di akhirat. Amiin.
Kaidah-kaidah fikih (qawa’id fiqhiyah) adalah kaidah-kaidah hukum yang disusun oleh para fikih, sebagai pedoman untuk mempermudah dan membantu memahami permasalahan fikih di dalam menentukan hukum dari suatu perkara dan kejadian. Kaidah-kaidah ini sangat banyak dan bercabang-cabang. Dari sisni, seorang pengkaji hukum Islam atau faqih tidak dapat memahami segala isi kajian hokum Islam kecuali jika ia mempelajari qawa’id fiqhiyah. Semakin tinggi tingkat penguasaan seorang faqih akan kaidah-kaidah ini, maka tingkat prestasinya akan semakin naik dan rangkingnya pun akan semakin meningkat, dan terbukalah jalan di hadapannya menuju prosedur fatwa. Oleh karena itu, mempelajari kaidah-kaidah fikih merupakan kewajiban bagi setiap orang yang menggeluti dunia fikih.
SECARA LENGKAP buku ini mengulas bagaimana Islam memberikan aturan-aturan luhur untuk perempuan demi mengangkat martabatnya yang mulia dalam kehidupan ini. Penulis menyisir satu per satu tema fikih wanita: dari aurat hingga imam shalat; dari aborsi hingga poligami; dari ibadah hingga keluarga; dari pendidikan hingga karier, dari jilbab hingga peran perempuan dalam ranah politik, sosial, dan budaya. " Selain lengkap, metode pembahasannya akurat, cermat, dan ketat dalam mengajukan dalil dan menyimpulkan hukum. Dengan bahasa yang mudah dipahami, berbagai pandangan ulama fikih dan hadis terkemuka dibeberkan demi memperkaya wawasan pembaca, lalu disarikan relevansinya dengan realitas kehidupan saat ini. Diterbitkan oleh penerbit Serambi Ilmu Semesta" (Serambi Group)
Thaharah (bersuci) terdiri dari dua bagian, yaitu bersuci dari hadats yang khusus berkaitan dengan badan dan bersuci dari najis yang berkaitan dengan masalah badan pakaian dan tempat. Jika bersuci dari hadats, maka tidak bisa lepas dari dua unsur yang bisa mensucikan, yaitu air dan tanah. Oleh karena itu berikut ini kami awali dengan menyebutkan macam-macam air.
Pembangunan selalu identik dengan penggusuran, perampasan lahan warga, peminggiran hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat, dan berbagai hal lain yang bernuansa marginalisasi kelompok masyarakat yang paling rentan. Namun buku ini merombak paradigma kita tentang “pembangunan.” Proses penyelesaian paket terakhir (Paket 4) Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Utara menunjukkan kepada kita bahwa pembangunan tak melulu harus diselesaikan dengan “wajah garang”. Pembangunan adalah proses menumbuhkan kepercayaan terus-menerus dari warga kepada pemerintah maupun sebaliknya, guna memberi keyakinan dan kepastian bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah adalah benarbenar untuk kepentingan bersama. Buku ini berkisah tentang kompleksitas pembangunan Jalan Tol JORR W2 Utara, mulai dari sejarah panjang perencanaan dan pembangunan, dampak ekonomi, lingkungan dan sosial yang ditimbulkan, serta bagaimana sebuah pendekatan hati yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, para pengembang, Tim Pembebasan Tanah, dan semua pihak yang terlibat dalam proyek mampu memuluskan upaya pembebasan lahan dan mempercepat proses pembangunan. Diplomasi hati yang dilakukan dalam penyelesaian paket 4 Jalan Tol JORR W2 ini diharapkan mampu menjadi contoh komunikasi positif pelaksanaan pembangunan yang melibatkan berbagai stakeholder di dalamnya yaitu pemerintah, kontraktor, dan warga masyarakat.
Kita sebagai bangsa Indonesia belum juga mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia secara merata. Kemakmuran negeri ini hanya dinikmati oleh segelintir orang. Oleh karena itu, kita membutuhkan pemimpin yang masih memiliki keinginan luhur untuk menyejahterakan rakyat, bukan menyejahterakan diri sendiri maupun keluarganya. Pempimpin semacam itu semakin hari semakin sulit ditemukan di tengah masyarakat yang lebih sibuk berebut untuk mendapat, bukan untuk berbuat. Jokowi terbukti telah banyak melakukan pembangunan di segala bidang dan tempat hingga Papua. Jokowi juga terbukti tidak memperkaya diri selama menjabat sebagai presiden. Jika kepemimpinan mengalami pergantian di tengah jalan, semua sumberdaya yang sudah dikerahkan untuk hasil yang berjangka panjang, dapat saja terbengkalai karena belum terbentuknya budaya estafet antargenerasi kepemimpinan dalam budaya politik kita dewasa ini. Bagaimanapun juga, Indonesia membutuhkan stabilitas pemerintahan untuk menjamin kesinambungan itu secara efektif. Oleh karena itulah, Indonesia butuh Jokowi!
Inspirasi
Tidak ada tokoh yang menjadi bahan perbincangan yang melebihi Jokowi dalam beberapa waktu terakhir ini. Hampir setiap hari media massa mainstream menampilkan berita mengenai aktivitas Presiden RI 2014–2019 ini. Media sosial juga tak jarang menempatkannya sebagai trending topic. Buku yang mengupas sosok Jokowi juga tak kalah banyak. Pertanyaannya, kenapa Jokowi bisa menjadi begitu disayang media (media darling)? Tidak dapat dimungkiri lagi, Jokowi begitu populer di kalangan media nasional dan internasional. Tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, Jokowi juga dikenal sebagai pribadi yang horizontal, inklusif, dan sosial. Buku Media darling ala Jokowi mengajak Anda untuk mengintip apa rahasia Jokowi sehingga menjadi pribadi yang disukai oleh kalangan media. — Hermawan Kartajaya Founder & CEO MarkPlus, Inc Buku ini penting dibaca untuk praktisi dan akademisi komunikasi, kaya pengalaman dan menarik untuk diikuti. — Prof. Dr .Ravik Karsidi, M.S. Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS), mengajar S2 Manajemen Komunikasi. Lewat buku ini, penulis mengupas tuntas berbagai kiat yang membuat Jokowi menjadi media darling. Oleh karena itu, para pejabat, politisi, atau siapa pun yang ingin menjadi kesayangan media, sepatutnya mempelajari aneka jurus media darling dalam buku ini. — Y. Bayu Widagdo Pemimpin Redaksi SOLOPOS (2010–2012), Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia/Pemimpin Redaksi bisnis.com Buku yang mengungkap lugas hubungan Pak Jokowi dengan media. Sebuah gambaran interaksi unik yang tampak di permukaan, namun mampu menyampaikan kedalaman pesan pada khalayak secara sederhana. Selamat memaknai dan dimaknai.” — Sruti Respati Pekerja Seni
Kiprah Moeldoko era SBY sampai jokowi
On Javanese philosophy of leadership applied by Soeharto, the second President of Indonesia and Joko Widodo, current Governor of Jakarta Special Capital Region.
Inspirasi
Biography of Jokowi, a mayor of Surakarta.
Ilmu Ekonomi
Fikih
Nasehat