Profil penulis
D
3.702 karya publik ditemukan.
Kajian Naskah Kuno Perbendaraan Ilmu Jilid I Bilangan 9 & 10
Keluaran: Kisah dan Bukti
Kitab Keluaran dan Bilangan menggambarkan campur tangan ajaib Tuhan dalam pelarian bangsa Israel dari Mesir. Satu-satunya persyaratan orang Israel adalah iman kepada Tuhan. Setelah melarikan diri, Tuhan memberikan Hukum kepada umat-Nya dan menegakkan ibadah yang benar. Tuhan juga mengajari Israel persyaratan-persyaratan-Nya yang adil yang menginsafkan Israel akan dosa, ketentuan-ketentuan imamat, dan cara pengampunan, penyucian, dan pemulihan persekutuan. Tuhan juga memimpin mereka untuk membangun Kemah Suci dan menghubungkan diri-Nya dengan umat-Nya melalui perjanjian-Nya dengan Abraham dan Musa. Dia tinggal di antara mereka dalam awan kemuliaan yang memimpin mereka melewati padang gurun. Tahun -tahun pengembaraan itu berlangsung selama empat puluh tahun. Bangsa Israel diselamatkan dari Mesir, dipimpin oleh Musa, memiliki Hukum dan Kemah Suci, dan secara supernatural dibimbing oleh awan dan tiang api. Seharusnya mudah untuk mengikuti kehendak Tuhan yang sempurna dengan mengikuti semua mukjizat dan kepemimpinan Musa, namun mereka gagal berulang kali, sebagaimana dirinci dalam Kitab Bilangan.
Siroh Nabawiyah
Siroh
Asbabul Nuzul
Alquran
Wasiat Auliya`; Kisah Dan Kearifan Hidup Para Kekasih Allah
Seorang lelaki bertanya kepada Dzûn-Nûn al-Mishrî tentang keadaannya. Ia menjawab: Bagiku, tidak ada keadaan yang kuridai dan tidak ada pula keadaan yang tak kuridai. Bagaimana aku dapat meridai keadaanku untuk diriku sendiri, sedangkan aku tidak bisa memenuhi apa yang Dia kehendaki dariku? Bagaimana pula aku dapat tidak meridai keadaanku, sedangkan tidak terjadi suatu keadaan pada diriku kecuali keadaan yang Dia kehendaki? Aku tidak tahu manakah yang lebih baik: baiknya ahwalku dalam kebaikan perbuatan baik-Nya kepadaku atau baiknya ahwalku dalam keadaan burukku ketika keadaan buruk itu yang dipilihkan untukku? Alangkah indahnya perkataan itu! Yang mengatakannya adalah orang yang cinta kepada Allah dan sibuk dengan-Nya, menyerahkan kendali dirinya kepada Allah dan rida kepada-Nya dalam segala keadaannya, serta [teguh] berdiri di hadapan Allah Swt. Ia selalu merenungkan keindahan perbuatan-perbuatan-Nya, sehing ga dirinya pun menciut. Ia menjadi tidak rida dan tidak pula murka terhadap seluruh keadaannya. Dirinya telah luruh dalam keridaan kepada Tuhannya. Demikian karena baik dalam keadaan taat maupun dalam keadaan maksiat, dirinya selalu menunaikan hak Allah. ia ridai semen Keadaan taat, bagaimana mungkin tara keadaan taatnya pasti berkekurangan?! Keadaan maksiat, bagaimana mungkin ia murkai sedangkan keadaan maksiat itu merupakan pilihan Allah untuknya?! Kalau begitu, yang terbaik adalah berserah diri dan rida serta beristigfar dan memuji-Nya. Menghayati perjalanan hidup, karakter, dan kesucian-hati orang-orang saleh merupakan salah satu penghayatan terbaik yang mampu mengukuhkan cita-cita dan menanamkan cinta pada kebaikan. Buku ini berisi 89 pelajaran hidup dari 61 orang arif lintas negeri dan masa, yang dengan menyebut nama mereka saja, rahmat terharapkan. "Ketika orang-orang saleh disebut, bercucuranlah rahmat-rahmat," tutur para ulama dahulu. Lalu, bagaimana jika kita membaca berbagai kearifan, petuah, dan cahaya mereka yang turun dengan deras kepada kita? Kisah para wali yang memperlihatkan akhlak mereka dan keutamaan yang mengantar mereka menjadi kekasih Allah itu tak lain dimaksudkan untuk menghangatkan cinta kepada mereka dan cinta untuk mengikuti mereka. Karena itulah ulama salaf Sufyan al-Tsauri biasa berkata, "Bila kami tidak termasuk orang saleh, sungguh kami ini mencintai orang-orang saleh."
Napak tilas Auliya' 2017
Tarikh Alkhawadit Walahwal Annabawiyah
Tarikh Tasyri
Ilmul Auliya
Imam al-Tirmidzî menyelamatkan kita dari berhenti di permukaan dan mengajak kita menyelami dimensi batin agama. Kita diajak untuk menjelajah. Tepatnya, kita tidak hanya diminta untuk membaca, tapi kita juga diminta untuk merasakannya. Diterjemahkan dari kitab klasik yang langka, buku ini mencakup dua tema pokok: pertama, membahas makna shalawat Allah untuk hamba-hamba-Nya, rahmat-Nya kepada mereka, kecintaan-Nya kepada mereka, kedekatan-Nya dengan mereka, dan pengenalan diri-Nya kepada mereka supaya mereka mengenal-Nya. Ini semua merupakan kebaikan Allah kepada semua makhluk-Nya. Karena itu, mereka wajib membalas kebaikan-Nya itu sebagai tanda terima kasih dan keikhlasan kepada-Nya. Kedua, mengupas hakikat sabar, syukur, pujian, tasbih, istighfar, shalat, tobat, serta segala sesuatu yang berhubungan dengan ibadah seorang hamba kepada Penciptanya. Kita juga akan melihat bagaimana aspek-aspek ibadah ini menjadi jalan untuk memperoleh rahmat dan kasih-sayang Allah serta jalan bagi tercapainya pertolongan dan perlindungan-Nya. Selain mengacu pada Al-Qur’an dan sunnah, setiap uraian senantiasa diselingi analisis bahasa dan perumpamaan yang memudahkan. Selamat meningkatkan kualitas iman dengan meningkatkan pengetahuan dan kearifan bersama pakarnya.
Alquran Cordoba Muslimah Auliya Tajwid Tematik A6
Alquran Cordoba Muslimah Auliya Tajwid Tematik A6 Pembahasan 4 (empat) Tema Pokok: Aqidah-Akhlak Hukum Ibrah Tokoh Wanita
Napak tilas auliya' 2014
Auliya penyebar Islam
Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah
Siroh
Thoriquna Lilqulub
Tasawuf
PEREMPUAN DI BALIK JENDELA: Antologi Puisi Anak
ANTOLOGI puisi anak yang Anda baca ini merupakan salah satu bentuk luaran tugas dari mata kuliah Pembelajaran Sastra Anak pada Prodi PGMI STAINU Temanggung tahun akademik 2019-2020. Buku antologi ini merupakan karya pertama bagi kami yang sangat sederhana namun memberi makna bahwa menulis puisi anak sangat susah. Di dalam buku terdapat beberapa segmentasi tema, mulai dari nilai-nilai kemanusiaan, lalu pendidikan, alam, dan dunia anak. Semua puisi-puisi kami susun sesuai apa yang kami dapat, rasa, dan renungkan dalam kehidupan sehari-hari mengenai dunia anak. Dari berbagai konsep dan teori, sastra anak sangat bermanfaat dalam kehidupan. Di antaranya memberikan kesenangan, kegembiraan, dan kenikmatan. Belajar sastra sangat mendukung akselerasi intelektualitas, imajinasi, karakter, dan perilaku santun anak. Dalam waktu panjang, anak-anak yang mahir sastra memiliki daya imajinasi tinggi yang menjadikan mereka berpikir panjang yang melampaui zamannya. Sangat tepat jika semua orangtua menjadikan keluarganya diterangi sinar pengetahuan sastra. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hamidulloh Ibda yang mengumpulkan antologi puisi anak ini menjadi sebuah buku. Kami sadar, meski karya ini tipis, namun bagi kami sangat bermakna karena menjadi karya pertama yang dibukukan bahkan menjadi rujukan adik-adik kelas kami di Prodi PGMI STAINU Temanggung ke depan. Semoga ini menjadi bagian untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Menulis karya sastra, hakikatnya memang natural. Namun, tidak semua guru MI/SD, atau mahasiswa PGMI/PGSD dapat meramu kata-kata dengan baik dan indah sesuai kaidah penulisan puisi, apalagi sastra anak yang segmentasinya adalah dunia anak. Justru hal itu sangat susah dituliskan. Kritik dan saran, sangat kami harapkan demi terwujudkan karya sastra anak yang bagus di dunia MI atau SD. Semoga antologi puisi anak ini bermanfaat bagi pengembangan dan kemajuan pembelajaran sastra anak di MI/SD.
Antara Islam & barat
Perempuan di daerah konflik dan pasca konflik
Violation of women's rights in conflict areas of Nanggroe Aceh Darussalam Province and Nusa Tenggara Barat Province, Indonesia.
Perempuan di daerah rawan konflik
Perempuan di Balik Meja Makan
Buku ini menceritakan pengalaman pribadi penulis yang berkaitan dengan makanan. Mulai dari dapur, proses memasaknya, hingga ketika makanan itu sudah terjasi di meja. Pengalaman penulis bersama istri ini kemudian dielaborasikan dengan kajian teoritik dan penelitian terbaru yang ada. Ditulis dalam bahasa populer, buku ini memberikan warna baru dalam kajian teoritis utamanya terkait gender di tengah masyarakat. Buku ini tersaji dalam 7 bab yang berisi tentang makan dari sudut pandang sosial, menyelami tiap fase kehidupan lewat makanan, stereotype masyarakat terkait peran perempuan, menilik kelas dan identitas sosial dari apa yang dimakan, keberadaan dapur, memasak sebagai komoditas hiburan, dan diakhiri dengan bahasan mengenai perempuan sebagai pelaku politik rumah tangga.