Profil penulis
M
3.804 karya publik ditemukan.
Tafsir Ibnu Qayyim
Almajmu Syarkhil Muhadzab Li Syairozi
Fikih
Tafsir ayat-ayat hukum
Tafsir sebagai Spirit Pembaruan Keagamaan di Nusantara Abad 19
Khazanah tafsir di Indonesia telah menapak jejak sejak abad ke-17 dengan hadirnya kitab tafsir utuh “Turjuman al-Mustafid” karya Syekh Abdur Rouf Singkel, yang ditulis dalam bahasa Arab Melayu. Karya ini mengutip pendapat dari mufasir terkenal seperti Jalaluddin al-Suyuthi dan al-Khazin, serta mengikuti model penafsiran kitab Jalalain yang disuguhkan untuk menjangkau kalangan awam dan terpelajar dalam kajian tafsir al-Qur’an. Berbeda dengan karya tafsir pada abad ke-19, kitab “Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd” karya Syekh Nawawi al-Bantani ditulis dalam bahasa Arab dan ditujukan bagi kalangan terpelajar yang sudah memahami bahasa Arab dengan baik. Kekosongan selama satu abad di abad ke-18 tanpa karya tafsir dari ulama nusantara membawa kerinduan akan hadirnya kitab tafsir yang berikutnya. Syekh Nawawi, seorang ulama asal Banten yang menguasai berbagai disiplin ilmu seperti fikih, tauhid, hadis, dan tafsir, menjawab kebutuhan ini dengan karyanya yang berkontribusi besar dalam mencerdaskan rakyat Indonesia. Semangat perubahan dan pembaruan yang dituntut oleh zaman harus dipersiapkan sebaik mungkin dengan kembali kepada al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Disiplin ilmu tafsir menjadi kunci untuk mengerti arti dan makna al-Qur’an sehingga umat Islam dapat mengambil manfaat darinya. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi pembaca, terutama para mahasiswa Fakultas Tarbiyah dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Manajemen Sumber Daya Manusia Teori dan Aplikasi
Manajemen Sumber Daya Manusia
Tafsir al-Ghazali
Mukhtashor Tafsir Ibn Katsir
Tafsir Quran
Almajmu Syarkhil Muhadzab Li Syairozi
Fikih
Tafsir Ayat Ahkam
Tafsir Quran
PENAFSIRAN SURAT AL-QADR DALAM TAFSIR AL-JAILANI
PENAFSIRAN SURAT AL-QADR DALAM TAFSIR AL-JAILANI
Tafsir Ideologis dalam Media Islam
Seiring perkembangan zaman, tafsir atas kitab suci al-Qur'an tidak hanya disebarkan melalui media mainstream, seperti buku dalam bahasa Indonesia atau kitab dalam bahasa Arab. Kini, tafsir al-Qur'an juga mulai didiseminasikan melalui media massa, mulai dari koran harian, buletin mingguan, atau majalah dwimingguan. Tafsir yang dituangkan melalui media massa ini pada hakikatnya sama dengan karakteristik tulisan media massa lain yang memiliki kepentingan bagi penulis atau pemilik media massa tersebut. Bukan hanya itu, tidak menutup kemungkinan, tafsir di media massa ini digunakan sebagai salah penggiringan opini, bahkan, sebuah propaganda dari sebuah agenda besar yang terstruktur dan masif. Buku ini akan mengupas tuntas perihal salah satu contoh tafsir yang termuat di dalam media massa. Dalam hal ini, Buletin Dakwah Kaffah menjadi fokus studi dalam membahas tafsir yang beredar di media massa. Bukan hanya menjelaskan secara deskriptif, buku ini juga turut menyajikan analisis mendalami terkait dengan ideologi yang diusung oleh Buletin Dakwah Kaffah melalui analisis ayat dan tafsir al-Qur'an yang digunakan oleh mereka. Tidak hanya sekedar klaim semata, buku ini juga membeberkan sejumlah data yang ditampilkan dalam beberapa edisi Buletin Dakwah Kaffah sehingga para pembaca bisa menelaah secara langsung apa yang disampaikan oleh mereka. Meski terdengar cukup serius dan mendalam, buku ini tetap berusaha menggunakan bahasa yang mudah dipahami bagi semua kalangan pembaca, tidak hanya terbatas pada kalangan akademis semata. Harapannya, buku ini bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh pembaca tentang sebuah ideologi dalam sebuah penafsiran. Wallahu a’lam bishawab.
Pendekatan Kontekstual dalam Tafsir Al-Qur'an
Seorang mufassir dituntut mempelajari Ilmu Sosiologi Bahasa dan Retorika; karena kedua ilmu ini sangat penting untuk memahami realitas dan dimensi-dimensi manusia. Ilmu dan perangkatnya yang relatif baru ini telah menghasilkan pengetahuan yang sangat penting, sehingga sudah menjadi kebutuhan dalam agama (dharurah syar’iyyah). Penulis mengajak untuk memanfaatkan hasil-hasil kajian dalam ilmu semantik moderen dalam rangka mengembangkan kajian Al-Qur’an sesuai dengan spirit dan semangat warisan Islam. Dengan memanfaatkan penemuan-penemuan semantik kontemporer maka akan semakin jelaslah keagungan Al-Qur’an dan terbuktilah bahwa apa yang telah diungkapkan oleh ulama-ulama terdahulu ternyata sesuai dengan ilmu kontemporer, bahkan menjadi landasan teoritis bagi penge-tahuan moderen. Buku ini amat penting dimiliki oleh siapa saja yang disiplin keilmuannya berkaitan dengan kajian Al-Qur’an dan Tafsir
Hermeneutika sebagai Pendekatan Alternatif dalam Pembelajaran Tafsir dan Ilmu Tafsir
Pendekatan dan metode pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir terus mengalami pergeseran sesuai dengan pengalaman belajar dan kompetensi yang dimiliki oleh para pendidik. Ada yang mengajar secara tekstualis sesuai dengan makna harfiyah karena latar belakang belajarnya yang mungkin mengarahkan itu. Ada yang mulai berani memahami tafsir sebagai sebuah materi yang tetap tapi pemahamannya berkembang sebagai sebuah metodologi yang akan terus berkembang sesuai dengan perubahan zaman, tempat, dan situasinya. Fenomena ini terjadi pada hampir semua jenjang pendidikan, terlebih pada perguruan tinggi yang notabene sebagai produsen generasi yang kritis dan produktif. Buku ini akan membahas bagaimana metode dan pendekatan yang mungkin bisa dikembangkan oleh pendidik dalam pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di perguruan tinggi agama Islam. Harapannya, hal yang demikian itu dapat menambah wawasan dan khazanah dalam pengembangan pembelajaran tafsir dan ilmu tafsir di semua jenjang pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi.
Tafsir Ahkam
Betapa pun awamnya seorang Muslim, niscaya mereka tahu dan memang selayaknya mengetahui bahwa al-Qur’an al-Karim merupakan sumber utama dan pertama bagi agama Islam. Secara garis besar, al-Qur’an berisikan tentang akidah (keimanan), akhlak, janji baik dan ancaman buruk (wa‘ad dan wa‘îd), kisah dan sejarah, syariah (hukum), ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lain-lain. Ayat-ayat yang berisikan mengenai hukum disebut dengan ayat-ayat ahkâm. Dalam buku Tafsir Ahkam ini dibahas mengenai hukum-hukum ibadah yang diambil dari surah-surah dalam al-Qur’an. Hukum dari ayat-ayat Thaharah diambil dari Surah al-Mâ’idah [5] ayat 6 dan Surah an-Nisâ’ [4] ayat 43; ayat-ayat Shalat yang diambil dari Surah al-Baqarah [2] ayat 43-46, al-Hajj [22] ayat 77, dan al-Isrâ’ [17] ayat 78; ayat-ayat Zakat dari Surah al-Baqarah [2] ayat 276, dan at-Taubah [9] ayat 60; ayat-ayat Puasa dari Surah al-Baqarah [2] ayat 185; dan ayat-ayat Haji dari Surah al-Baqarah [2] ayat 196-197, Surah Âli ‘Imrân [3] ayat 96-97, dan Surah al-Hajj [22] ayat 27-29. Sistem penulisan Tafsir Ahkam ini disusun dengan urutan yang dapat mempermudah pembaca. Sistematikanya terdiri dari ayat yang bersangkutan dan terjemahan, tafsir mufradat, makna global, sabab nuzul, penjelasan, dan istinbath. Insya Allah buku ini dapat mengisi kekosongan tafsir ahkam berbahasa Indonesia yang masih langka dan sekaligus menambah khazanah ilmu-ilmu keislaman di Indonesia.
Penghantar Tafsir Ayat-ayat Hukum
Tafsir ayat-ayat hukum
Tafsir ayat-ayat hukum
Tafsir Ayat-Ayat Hukum Ekonomi Islam
Dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi memegang peran penting dalam membentuk kesejahteraan dan keadilan sosial. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami prinsip-prinsip ekonomi yang terkandung dalam ajaran agama mereka. Buku ini hadir sebagai upaya untuk menguraikan dan menjelaskan secara komprehensif prinsip-prinsip ekonomi Islam yang terdapat dalam Al-Qur’an. Setiap bab dalam buku ini meneliti topik tertentu yang relevan dengan ekonomi Islam, mulai dari prinsip-prinsip kemitraan dan kerjasama, hingga masalah-masalah ekonomi yang kompleks. Pembaca akan diajak untuk memahami konsep shirkah, mudharabah, hingga prinsip-prinsip perdagangan, riba, distribusi, dan produksi dalam Islam. Melalui tafsir ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, pembaca akan dibimbing untuk memahami nilai-nilai dan pesan-pesan yang terkandung dalam teks suci tersebut. Kami berharap karya ini dapat menjadi sumber inspirasi dan panduan bagi pembaca dalam menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat yang adil, berkeadilan, dan berkeberkahan.
Attafsirul Basith
Tafsir Quran