Abstrak
Menurut Al-Qaradhawi, untuk membedakan antara sunnah tasyri'i'yyah dan non-tasyri'i'yyah tersebut, perlu diingat dua aksioma atau hakikat yang tidak ada perbedaan atau tidak layak diperdebatkan lagi. Pertama, mayoritas sunnah Nabi, baik perkataan, perbuatan, atau persetujuannya adalah dimaksudkan sebagai tasyri'i'yyah yang wajib diikuti. Kedua, sunnah yang tidak termasuk tasyri'i'yyah dan tidak wajib diikuti hanya terbatas kepada sunnah yang berkaitan dengan persoalan dunia saja. Lantas, bagaimana otoritas sunnah non-tasyri'i'yyah terhadap hukum fiqh dalam kehidupan umat Islam? Itulah yang akan dijelaskan oleh penulis buku ini, dan mari kita baca bersama dengan saksama. Selamat membaca!
Kata kunci
Religion