2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Metodologi penelitian sangat penting dalam manajemen karena memainkan peran utama dalam memastikan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki kualitas yang tinggi dan hasil yang dapat diandalkan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa metodologi penelitian penting dalam manajemen: Membantu Mendefinisikan Tujuan Penelitian: Metodologi penelitian membantu peneliti dalam merumuskan tujuan penelitian yang jelas dan spesifik. Ini membantu menghindari ambiguitas dan mengarahkan upaya penelitian ke arah yang tepat.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Niat dalam setiap amal ibadah yang dilakukan oleh seorang hamba memiliki kedudukan yang sangat penting. Para ulama fiqih menempatkan niat pada urutan pertama sebelum mereka menjabarkan pokok-pokok utama perihal fiqih yang akan mereka bahas. Niat yang dimiliki oleh seorang hamba dalam menjalankan suatu ibadah akan mengantarkannya pada hasil yang akan diperoleh. Segala hal yang dilakukan oleh seorang hamba akan bernilai ibadah bergantung pada niat yang dimilikinya. E-book ini hadir demi memenuhi kebutuhan umat terkait penjelasan fiqih niat secara mendalam. Terdiri dari enam bab, Umar Sulaiman al-Asyqar mengulas perkara-perkara terkait niat yang menjadi hal penting dalam sebuah ibadah mulai dari definisinya, taqlif, dalil, hingga keutamaan dan keagungan niat. Pembahasan di dalam e-book ini dilengkapi dengan hadits-hadits shahih demi memberikan keyakinan pada pembaca terhadap penjelasan yang diberikan. [Gema Insani]
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Subjudul Penjelasan Kitab Matan Abu Syuja dengan Dalil Al-Quran dan Hadis Sebuah karya klasik yang fenomenal. Dr. Al-Bugha menyajikannya secara lengkap, disertai dalil-dalil Al-Quran dan Hadis, serta pendapat para sahabat. Menjadi rujukan yang sangat berharga. -Dr. K.H. Maruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Matan Abu Syuja adalah salah satu kitab terbaik fiqih Mazhab Syafii, ditinjau dari cara pengkajian maupun isi kandungannya. Semua bab fiqih, ketentuan hukum, masalah ibadah, muamalah, dan lain-lain tercakup dalam buku ini. Bahasa yang lugas dan klarifikasi bahasan yang tematis menjadikan buku ini mudah dipelajari dan dipahami. Untuk memenuhi kecenderungan pencari ilmu yang menuntut dalil-dalil, Dr. Musthafa Dib Al-Bugha melengkapinya dengan dalil-dalil Al-Quran dan Hadis, serta pendapat para ulama. Sejak dulu hingga sekarang, buku ini menjadi bahan kajian para pencari ilmu dan menjadi sangat istimewa untuk dijadikan rujukan penting dalam mempelajari fiqih Mazhab Syafii. [Mizan, Noura Books, Islamic, Religion, Indonesia]
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas Rasulullah. Sesungguhnya ilmu mengenal Allah dan mengenal sifat-sifat-Nya adalah ilmu paling agung dan paling utama, serta paling wajib untuk didahulukan mempelajarinya atas seluruh ilmu lainnya, karena pengetahuan terhadap ilmu ini merupakan pondasi bagi keselamatan dan kebahagiaan hakiki. Ilmu ini dikenal juga dengan nama Ilmu Ushul, Ilmu Tauhid, Ilmu Aqidah dan Ilmu Kalam. Dalam sebuah hadits Rasulullah menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang yang telah mencapai puncak tertinggi dalam ilmu ini. Beliau bersabda: أنَا أعْلَمُكُمْ بِاللهِ وَأخْشَاكُمْ لَهُ (رَوَاهُ الْبُخَارِيّ) “Saya adalah orang yang paling mengenal Allah di antara kalian, dan saya adalah orang yang paling takut di antara kalian bagi-Nya”. (HR. al-Bukhari). Dengan dasar hadits ini maka Ilmu Tauhid sudah seharusnya didahulukan untuk dipelajari dibanding ilmu-ilmu lainnya. Dalam al-Qur’an Allah berfirman: فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ (سورة محمد: 19) “Maka ketahuilah (wahai Muhammad) bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan mintalah ampun bagi dosamu juga bagi seluruh orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan”. (QS. Muhammad: 19). Dalam ayat ini Allah mendahulukan perintah mengenal tauhid di atas perintah Istighfâr. Hal ini dikarenakan bahwa mengenal Ilmu Tauhid terkait dengan Ilmu Ushul yang merupakan dasar atau pokok-pokok agama, yang karenanya harus didahulukan, sementara mengucapkan Istighfâr terkait dengan Ilmu Furu’ atau cabang-cabang agama. Tentunya tidak dibenarkan bagi siapapun untuk melakukan istighfar atau melakukan kesalehan lainnya dari amalan-amalan furû’ jika ia tidak mengetahui Ilmu Tauhid atau Ilmu Ushul. Karena bila demikian maka berarti ia melakukan kesalehan dan beribadah kepada Tuhan-nya, sementara ia sendiri tidak mengenal siapa Tuhan-nya tersebut. Oleh karena itu dalam banyak ayat al-Qur’an Allah telah memerintahkan manusia untuk mempergunakan akalnya dalam melihat keagungan penciptaan-Nya hingga dapat mengenal tanda-tanda kekuasaan dan sifat-sifat-Nya. Seperti dalam firman-Nya: أَوَلَمْ يَنْظُرُوا فِي مَلَكُوتِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ (سورة الأعراف: 185) “Tidakkah mereka melihat pada kerajaan langit-langit dan bumi?!” (QS. al-A’raf: 185). Dalam ayat lain Allah berfirman: سَنُرِيهِمْ آَيَاتِنَا فِي الْآَفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ (سورة فصلت: 53) “Akan Kami perlihatkan kepada mereka akan tanda-tanda kekuasaan Kami di segala ufuk juga tanda-tanda kekuasaan Kami pada diri mereka hingga menjadi jelas bahwa Dia Allah adalah al-Haq”. (QS. Fushilat: 53). Objek bahasan dari Ilmu Tauhid ini adalah berpikir tentang makhluk untuk dijadikan bukti akan adanya al-Khaliq. Dalam satu pendapat disebutkan tentang definisi Ilmu Tauhid bahwa ia adalah salah satu disiplin ilmu yang membahahas tentang nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya serta segala perbuatan-Nya. Juga membahas tentang keadaan para makhluk; dari bangsa Malaikat, para Nabi Allah, para Wali Allah, para Imam, penciptaan makhluk, dan tentang kehidupan di akhirat kelak. Pembahasan hal ini semua didasarkan kepada argumen-argumen yang telah ditetapkan dalam Islam, bukan dibangun diatas dasar-dasar pemikiran filsafat. Karena dasar pemikiran kaun filosof dalam pembahasan mereka tentang Tuhan, para Malaikat dan masalah lainnya, hanya bersandarkan kepada pemandangan logika semata. Dalam pada ini mereka menjadikan akal sebagai pondasi bagi ajaran agama. Sama sekali mereka tidak melakukan sinkronisasi antara logika dengan teks-teks yang dibawa oleh para Nabi. Adapun para ulama tauhid dalam membicarakan masalah keyakinan tidak semata mereka bersandar kepada akal. Namun akal diposisikan sebagai saksi dan bukti akan kebenaran apa yang datang dari Allah dan yang dibawa oleh para nabi tersebut. Dengan demikian para ulama tauhid ini menjadikan akal sebagi bukti, tidak menjadikannya sebagai pondasi bagi ajaran agama.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Wanita memiliki struktur tubuh yang kompleks dan unik. Wanita pun rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, mulai dari keputihan, sampai kanker serviks. Sayangnya, kebanyakan wanita kadang malu mengungkapkan permasalahannya hingga penyakit pun bertambah parah karena terlambat ditangani. Oleh karena itulah, buku ini hadir untuk menjadi panduan para wanita dalam menjaga kesehatan. Beragam tips untuk merawat tubuh serta pikiran disajikan di sini. Perawatan kulit, rambut, kuku, payudara, sampai organ reproduksi dibahas tuntas. Bahkan, ragam tips dan pengetahuan penting mengenai kontrasepsi pun disajikan dalam buku ini. Tak hanya itu, buku ini pun memberikan informasi mengenai beragam kanker yang kerap menghantui wanita serta tips pencegahan dan pengobatannya. - PENEBAR PLUS+ -
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ‘Kalkulus Teknik Lingkungan’ menyajikan konsep dan aplikasi kalkulus dalam konteks teknik lingkungan. Dirancang untuk mahasiswa dan profesional, buku ini menggabungkan teori kalkulus dengan masalah-masalah nyata dalam lingkungan, seperti pengelolaan air, kualitas udara, dan pengolahan limbah. Setiap bab menjelaskan prinsip-prinsip dasar kalkulus, dilengkapi dengan contoh kasus dan latihan soal yang relevan dengan isu lingkungan. Melalui pendekatan praktis dan terstruktur, buku ini membantu pembaca memahami dan menerapkan kalkulus untuk menyelesaikan tantangan teknis dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Betapa pun awamnya seorang Muslim, niscaya mereka tahu dan memang selayaknya mengetahui bahwa al-Qur’an al-Karim merupakan sumber utama dan pertama bagi agama Islam. Secara garis besar, al-Qur’an berisikan tentang akidah (keimanan), akhlak, janji baik dan ancaman buruk (wa‘ad dan wa‘îd), kisah dan sejarah, syariah (hukum), ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lain-lain. Ayat-ayat yang berisikan mengenai hukum disebut dengan ayat-ayat ahkâm. Dalam buku Tafsir Ahkam ini dibahas mengenai hukum-hukum ibadah yang diambil dari surah-surah dalam al-Qur’an. Hukum dari ayat-ayat Thaharah diambil dari Surah al-Mâ’idah [5] ayat 6 dan Surah an-Nisâ’ [4] ayat 43; ayat-ayat Shalat yang diambil dari Surah al-Baqarah [2] ayat 43-46, al-Hajj [22] ayat 77, dan al-Isrâ’ [17] ayat 78; ayat-ayat Zakat dari Surah al-Baqarah [2] ayat 276, dan at-Taubah [9] ayat 60; ayat-ayat Puasa dari Surah al-Baqarah [2] ayat 185; dan ayat-ayat Haji dari Surah al-Baqarah [2] ayat 196-197, Surah Âli ‘Imrân [3] ayat 96-97, dan Surah al-Hajj [22] ayat 27-29. Sistem penulisan Tafsir Ahkam ini disusun dengan urutan yang dapat mempermudah pembaca. Sistematikanya terdiri dari ayat yang bersangkutan dan terjemahan, tafsir mufradat, makna global, sabab nuzul, penjelasan, dan istinbath. Insya Allah buku ini dapat mengisi kekosongan tafsir ahkam berbahasa Indonesia yang masih langka dan sekaligus menambah khazanah ilmu-ilmu keislaman di Indonesia.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masalah khilafiyah dalam dunia fikih adalah hal biasa. Dalam satu masalah, sering ditemui ada sejumlah pendapat di dalamnya. Bahkan dalam satu madzhab pun tak jarang terjadi perbedaan pendapat di antara para tokohnya. Itulah fikih. Para imam dan ulama besar tidak bisa "dipaksa" untuk punya pendapat yang sama dengan yang lain. Mereka mencurahkan segenap ilmu dan pemikirannya untuk berijtihad, di mana masing-masing mereka bisa saja berbeda dalam menginterpretasikan suatu dalil. Banyak ulama mengatakan, bahwa mengikuti pendapat mayoritas (jumhur) adalah lebih selamat dan menenangkan hati. Meski tidak mutlak demikian. Namun setidaknya, itulah yang diusahakan dan ingin diwujudkan oleh penulis, Syaikh Dr. Muhammad Naim Hani Sa'i, seorang pakar fikih dari negeri Syam dan dosen fikih di America Open University, serta dosen tamu di sejumlah universitas dan Islamic Center di Amerika. Dalam buku ini, beliau mengumpulkan ribuan masalah fikih, di mana ada pendapat jumhur di sana, dengan tetap menghargai dan tidak menafikan adanya pendapat yang berbeda. Selain bisa saja menjadikan Anda seperti seorang "pakar fikih" secara instan, pun buku yang ada di tangan Anda ini akan membuat Anda bisa lebih lebih bijak dalam memahami dan menyikapi perbedaan pendapat. Dan, tentu ini yang lebih penting..! - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kalkulus Diferensial dan Integral sebagai cabang keilmuan berperan penting sebagai dasar ilmu pengetahuan yang mendukung keahlian dalam bidang matematika lanjutan dan bidang keteknikan. Selain itu, juga merupakan mata kuliah utama yang mengantarkan mahasiswa supaya dapat memahami cabang-cabang matematika tingkat tinggi. Sebagai mata kuliah keahlian dasar, Kalkulus Diferensial dan Integral harus dipelajari oleh mahasiswa pada jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas MIPA-Matematika, Fakultas Teknik Informatika, dan ilmu-ilmu komputer lainnya di setiap perguruan tinggi. Buku ajar (textbook) ini memaparkan uraian teori mengenai Kalkulus Diferensial dan Integral secara terperinci yang dilengkapi dengan sejumlah teori dan aplikasinya dalam berbagai bidang keilmuan seperti Fisika, Ekonomi, Bisnis, dan Demografi. Pada setiap pembahasan diberikan pengertian dengan bahasa yang sederhana, sehingga mudah dipahami. Serta bagaimana menerapkannya dalam bentuk penyelesaian contoh, yang dipaparkan secara jelas setiap langkah-langkah pembahasannya, baik dalam bentuk gambar maupun dalam berbagai komentar yang akan memberikan pemahaman yang sangat baik. Selain daripada itu, buku ini disusun dengan pembuktian teorema dan rumus-rumus yang tidak terlalu mendominasi, sehingga buku ini dapat dijadikan sebagai acuan utama atau referensi penting oleh semua mahasiswa selain jurusan Matematika. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini mengupas tuntas teori mendasar Sistem Digital diantaranya Sistem Digital Dan Analog; Jenis Jenis Sistem Bilangan; Konversi Antar Sistem Bilangan; Operasi Penjumlahan; Bilangan Biner; Aljabar Boolean; Teorema Boolean; Universality Of Nand Gates And Nor Gates; Sop/Pos; Karnaugh Map; Flip Flop; Register; Counter; Alu; Adder; Decoder; Encoder; Multiplexter; Demultiplexter; Comparator; Multiplier; Dividers. Semua materi tersebut sudah dirancang dengan sangat mudah untuk dipahami karena dilengkapi dengan contoh soal, contoh kasus dengan penyelesaiannya.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Syeikh Nawawi al-Bantanti secara implisit telah menawarkan suatu model pembelajaran sains berupa kurikulum pendidikan akidah dalam ayat-ayat penciptaan manusia. Kurikulum ini kemudian diterapkan dalam pengajaran Biologi khususnya dalam pembahasan sistem reproduksi manusia di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Model pembelajaran yang ditawarkan di antaranya mengenalkan tentang hakikat manusia, rahim, tujuan hidup dan kematian. Model ini sejalan dengan kaidah ilmu yaitu memfungsikan indra, wahyu, dan akal. Lantas bagaimana implementasi pengajaran Biologi berbasis pendidikan akidah sesuai yang dirumuskan oleh Syeikh Nawawi al-Bantani? Buku ini mengungkap jawabannya.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kesehatan, sesungguhnya merupakan nikmat dan amanah Allah Swt yang harus disyukuri, namun seringkali orang melupakan dan tidak mensyukurinya. Salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat sehat adalah menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit, lalu menggunakan kesehatan tersebut sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah Swt. Buku ini berbicara tentang kiat-kiat hidup sehat cara Islam dan mengungkap berbagai metode dalam menjaga kesehatan. Buku ini sekaligus juga dapat menjadi sebuah panduan praktris bagi keluarga Muslim untuk senantiasa hidup sehat secara jasmani dan ruhani sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ibadah merupakan segala upaya muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah dari suatu yang dicintai serta dirihai-nya, baik berupa perkataan dan perbuatan yang zhahir maupun yang bathin. Adapun Fiqh merupakan pengetahuan tentang hukum-hukum syarain yang berkaitan dengan perbuatan dan perkataan mukallaf (orang yang terbebani syariat agama), yang diperoleh dari dalil-dalil yang bersifat terperinci, berupa nash-nash Alwuran dan sunnah serta cabangnya yang berupa jima' dan ijtihad ulama. Buku Fiqh Ibadah ini memuat tentang hukum dan tata cara thaharah, shalat, zakat, puasa, dan haji. Penyajiannya pun menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan memberikan pemaparan yang luas tetang berbagai hukum yang digali dan ditimba dari kitab-kitab fiqh empat mazhab beserta dalildalilnya dari Alquran dan sunnah. Meski singkat padat, buku ini dapat ememnuhi tujuan dan mencukupi kebutuhan kalangan yang karena faktor kondisi tidak mampu merujuk langsung ke sumber-sumber referensi fiqh yang otoritatif. Dikarenakan fiqh ibadah merupakan samudera luas sehingga membutuhkan kemahiran tinggi untuk mengeksplorasi kandungan terpendam turats fiqh yang diwarisi dari para ulama pendahulu sebagai pewaris para nabi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
“Metodologi neomodernisme tafsir Fazlur Rahman bisa dikatakan sebagai eksemplar tafsir al-Qur’an yang tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Karena itu, metodologinya terus dikembangkan dan diapresiasi oleh gerenasi setelahnya, utamanya oleh Abdullah Saeed dengan tafsir kontekstualnya. Spirit tafsir ini kemudian menjalar ke buku yang ada di depan sidang pembaca ini. Selamat membaca pemikiran-pemikiran bernas dalam buku ini!” Dr. Aksin Wijaya, Direktur Pascasarjana IAIN Ponorogo. * * * Fragmentasi dan diferensiasi ilmu-ilmu keislaman, khususnya teologi dan hukum Islam, terus mengemuka hari ini. Dampaknya, hukum Islam mengalami krisis epistemologis dan paradigmatis. Hukum Islam dipahami secara normatif belaka, dijauhkan dari moralitas, dan tercerabut dari realitas kehidupan. Problem ini berbanding lurus dengan merunyaknya fenomena keberagamaan yang mengarah pada puritanisme dan radikalisme di Indonesia. Seyogianya, sangat dibutuhkan gerakan reorientasi paradigmatis penalaran hukum Islam dari teosentris dan antroposentris ke teoantroposentris. Paradigma ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan wahyu dan akal, agama dan kehidupan, serta norma dan nomos. Kerangka paradigmatis inilah yang kelak mesti menjadi basis pengembangan dan rekayasa hukum Islam masa depan. Buku ini meneliti dengan saksama mengenai metode progresif-integratif teoantroposentris tersebut dengan menjadikan pemikiran Fazlur Rahman dan Abdullah Saeed sebagai model risetnya.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bagaimana Cara Mendapatkan Lailatul Qadr bagi Wanita Haid? Bagaimana Puasanya Olahragawan di Bulan Ramadan? Bagaimana Cara Menghitung Zakat Profesi dan Bonus? Apa Hukum Zakat Koperasi? Apa Hukum Arisan Haji? Jika Biaya Terbatas, Umrah Dulu atau Haji? Apa Hukum Menerima Sedekah dari Bunga Bank? Apa Hukum Jual-beli dan Percaloan Online? Apa Hukum Menggunakan Fintech dan Pembayaran Cashless untuk Usaha Kuliner? Bolehkah Muslim Ikut Merayakan Tahun Baru Masehi? Apa Hukum Muslim Menjadi Saksi Pernikahan Nonmuslim? Bagaimana Merawat Jenazah karena Covid-19? Apa Hukum Asisten Rumah Tangga Muslimah Memasak Babi untuk Majikan Nonmuslim? Dan 100 Pertanyaan Aktual Lainnya. **** Buku ini dirangkai dengan pola Tanya-jawab atas berbagai masalah yang hangat di tengah masyarakat dan kerap diungkap di forum diskusi dan pengajian yang saya asuh. Dengan motto “Islam Itu Mudah”, ulasannya disajikan dalam bahasa sederhana dan mudah dipahami dengan metode Istinbath Manhaji atas nash Al-Qur’an, Hadis, dan Kaidah Fiqih. Melanjutkan Fiqih Kontemporer 1–3 yang disambut meriah oleh pembaca Tanah Air, kami persembahkan Fiqih Kontemporer 4. Sama-sama menyuguhkan jawaban atas 111 isu-isu mutakhir keagamaan, buku ini mencakup bahasan: (i) Akidah–Spiritualitas, (ii) ‘Ubudiyyah- Ritual, (iii) Ijtima‘iyah–Muamalah, (iv) ‘Ailiyyah–Munakahah, (v) Shihhiyyah–Topik lainnya. Selain cocok dijadikan rujukan intelektual setiap muslim, juga layak jadi bekal dakwah kontemporer. Daftar Isi Buku PENGANTAR—7 AKIDAH-SPIRITUALITAS—15 Bagaimana Menyikapi Anjuran “Berpikirlah Demi Perubahan, Jangan Takut Murtad!”?—17 Benarkah Lâ Ilâha Illallâh itu Bukan Kunci Surga, Melainkan Sebagai Pemersatu?—20 Apa Manfaat yang Diperoleh dari Lailatul Qadr?—22 Benarkah Lailatul Qadr Berlangsung Sampai Terbit Fajar?—24 Kapan Lailatul Qadr Terjadi?—26 Bagaimana Cara Mendapatkan Lailatul Qadr bagi Wanita Haid?—28 Benarkah Mayat Dapat Melihat yang Hidup?—30 Apa Hukum Memakamkan Dua Jenazah dalam Satu Liang Lahad?—33 Bagaimana dengan Hadiah Pahala kepada Ahli Kubur?—35 Apa Hukum Membangun Makam dan Ziarah Kubur bagi Wanita?—39 Apa Hukum Krentek itu, Apa Sama dengan Nazar?—41 Apa Hukum Membaca Shalawat Nariyyah?—45 ‘UBÛDIYYAH-RITUAL—49 Apa Hukum Berwudhu di Toilet?—51 Apa Hukum Membaca Doa Iftitah?—54 Apa Hukum Qunut dalam Shalat Subuh?—57 Apa Hukum Shalat Sambil Membawa/Membaca Mushaf Al-Qur’an?—59 Bagaimana dengan Shalat dalam Keadaan Pakaian Bernajis di Perjalanan?—61 Siapa yang Paling Berhak Menjadi Imam Shalat?—64 Bagaimana Sikap Imam dan Makmum yang Benar?—67 Bagaimana Jika Shalat Sunnah Lalu Ada yang Makmum?—70 Apa Hukum Menjamak Shalat Ketika Sedang Berlangsung Shalat Jamaah?—72 Apa Hukum Zikir Bersama dengan Suara Keras Sesudah Berjamaah?—76 Apa Hukum Berjamaah Subuh di Masjid bagi Muslimah?—78 Bagaimana Hukum Dua Kali Azan dalam Shalat Jumat?—82 Apa Hukum Pegang Tongkat untuk Khatib Jumat?—84 Benarkah Shalat Jumat sebagai Pengganti Shalat Zuhur?—86 Apa Hukum Musafir Menjamak Shalat Jumat dengan Ashar?—88 Apa Hukum Shalat Jumat bagi Muslimah?—91 Apa Hukum Menjamak Shalat Saat Pulang Kampung?—94 Apa Hukum Shalat Sunnah Qabliyyah dan Ba‘diyyah Zuhur serta Bagaimana Tata Caranya?—96 Bagaimana Tata Cara Ibadah Malam Nishfu Sya‘ban?—98 Apa Hukum Satu Niat untuk Banyak Puasa?—102 Apa Hukum Sikat Gigi bagi Orang yang Berpuasa?—104 Apa Hukum Air Kumur yang Tertelan Waktu Berpuasa?—107 Apa Waktu Imsak Masih Boleh Makan/Minum dan Boleh Shalat Fajar?—109 Apa Hukum Sengaja Membatalkan Puasa karena Tidak Kuat?—111 Apa Hukum Berkumur dan Menelan Ludah bagi yang Berpuasa?—113 Apa Hukum Berpuasa Pakai Tetes Mata?—115 Apa Hukum Cek Gula Darah dalam Keadaan Berpuasa?—117 Bagaimana dengan Puasanya Orang Sakit dan Pelayan Hotel?—119 Bagaimana Puasanya Olahragawan di Bulan Ramadan?—121 Bagaimana dengan Puasa Wanita yang Haidnya Terputus-putus?—123 Apa Hukum Wanita Hamil Berpuasa, Tarawih, dan Witir?—125 Apa Hukum Wanita Menyusui Berpuasa, Tarawih, dan Tadarrus?—127 Bagaimana Cara Qadha Puasa bagi Wanita Hamil dan Menyusui?—129 Apa Amalan Pengganti Puasa bagi Wanita yang Sakit?—131 Bagaimana Puasanya Wanita yang Menyusui?—133 Apa Hukum Menunda Haid untuk Puasa?—135 Bagaimana Puasanya Wanita yang Haid Berkepanjangan?—137 Bagaimana Jika Wanita Masih Punya Utang Puasa Ramadhan Tapi Ingin Puasa Syawal?—139 Bagaimana Teknis Membayar Fidyah dan Tata Cara Doa Sujud Syukur dan Sahwi?—141 Apa Hukum Fidyah yang Diberikan kepada Orangtua?—143 Apa Hukum Berpuasa pada Hari Kelahiran?—146 Apa Hukum Mewakilkan Nazar Puasa?—148 Bagaimana Jika Ragu Jumlah Rakaat, dan Surah yang Dibaca dalam Tarawih?—151 Apa Saja Bacaan Surah dalam Shalat Tarawih—153 Apa Hukum Shalat Tahajud Sesudah Witir?—155 Apa Makna dan Hukum I‘tikaf?—157 Apa Amalan Pengganti I‘tikaf bagi yang Berhalangan?—159 Apa Hukum dan Tempat Shalat Idul Fitri?—162 Berapa Kadar Zakat Fitrah, Pengiriman Zakat, dan Zakat bagi yang Wafat?—164 Apa Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Profesi?—166 Bagaimana Cara Menghitung Zakat Profesi dan Bonus?—168 Bagaimana Pendistribusian Zakat Melalui Lembaga Amil Zakat?—170 Apa Hukum Zakat Koperasi?—173 Apa Hukum Zakat Mal yang Diberikan kepada Kerabat?—176 Apa Pengertian Istithâ‘ah untuk Berangkat Haji?—179 Jika Biaya Terbatas, Umrah Dulu atau Haji?—184 Apa Hukum Memakai Celana Dalam yang Tidak Berjahit bagi Orang yang Berihram?—188 Bolehkah Dam Haji Dibayarkan di Indonesia?—191 IJTIM‘IYYAH–MU‘ÂMALAH—195 Apa Hukum Orang Berpuasa Membicarakan Keburukan Orang?—197 Apa Hukum Wanita Berpuasa Memakai Pakaian Mini?—199 Benarkah Tadarus Bergiliran itu Dilarang?—201 Apa Hukum Menggunakan Pengeras Suara Saat Tadarus?—203 Apa Hukum Puji-pujian antara Azan dan Iqamat?—205 Apa Hukum Memasang Bedug dan/atau Kenthongan di Masjid?—207 Apa Hukum Membagi Sedekah di Jalanan?—209 Apa Hukum Menggalang Dana Pembangunan Masjid di Jalanan?—211 Apa Hukum SMS Berantai, dan Ragu Batal?—213 Apa Hukum Artis Nonmuslim di Sinetron Religi Islami?—215 Apa Hukum Menghormati Orang yang Berpuasa?—217 Kalau Ada Hari Raya yang Berbeda, Ikut yang Mana?—219 Apa Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya Umat Lain?—222 Apa Hukum Asisten Rumah Tangga Muslimah Memasak Babi untuk Majikan Nonmuslim?—227 Apa Hukum Menerima Sedekah dari Bunga Bank?—230 Apa Hukum Menggunakan Fintech dan Pembayaran Cashless untuk Usaha Kuliner?—235 Apa Hukum Mengambil Keuntungan dari Harta Wakaf?—238 Apa Hukum Jual-beli dan Percaloan Online?—241 Apa Hukum Tunjangan Sertifikasi Guru yang Diproses Tidak Sesuai Kenyataan?—246 Apa Hukum Arisan Haji?—249 Apa Hukum Tasyakuran Haji?—252 Apakah Meminta Maaf Harus Menyebut Kesalahan?—255 Apa Hukum Pesantren Menerima Sumbangan dari Nonmuslim?—258 Apa Hukum Karyawan-karyawati Muslim Memakai Aksesoris Natal?—261 Bolehkah Muslim Ikut Merayakan Tahun Baru Masehi?—265 ‘’ILIYYAH–MUNÂKAHAH—269 Apa Hukum Muslim Menjadi Saksi Pernikahan Nonmuslim?—271 Benarkah Tidak Boleh Menikah pada Bulan Muharam (Suro)?—274 Siapa Saja Wanita yang Haram Dinikahi?—277 Apa Hukum Memaksa Anak untuk Menikah dengan Pilihan Orangtua?—282 Bolehkah Anak Wanita Menolak Perwalian Ayah Kandung?—285 Apa Hukum Talak Lewat Telepon?—288 Apa Hukum Menikah dengan Jenazah?—292 Apa Hukum Talak Tiga Sekaligus?—296 Apa Hukum Meminta Mahar Kembali karena Gagal Menikah?—299 Apa Hukum Orangtua Melarang Putrinya Mengenakan Cadar?—303 Apa Hukum Melarang Ayah Bertemu Anak Kandung Setelah Bercerai?—306 SHIHHIYYAH–TOPIK LAINNYA—309 Bagaimana Kalau Nifas Sepuluh Hari Sudah Bersih?—311 Apa Hukum Imunisasi Rubella?—313 Apa Hukum Operasi Caesar dalam Melahirkan Anak?—316 Apa Hukum Mencukur Alis dan Menyemir Rambut?—319 Bagaimana Merawat Jenazah karena Covid-19?—321 PROFIL PENULIS—325 INDEKS—327
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tafsir Juz XXII: Fa Man Yaqnut ini diberi judul العِزَّةُ (al-‘Izzah, Kemuliaan). Secara bahasa, kata al-‘Izzah terambil dari kata ‘azza – ya`izzu – ‘izzan – wa ‘izzatan – wa ‘azazatan (عز – يعز – عزا – عزة – عزازة). Kata ini mengandung banyak arti, antara lain al-karam (kehormatan), asy-syaraf (kemuliaan), al-quwwah (kekuatan), asy-syiddah (ketegasan). Ungkapan kata al-‘izzah berkisar pada makna kekuatan, kemuliaan, keutamaan, kemenangan, keberhasilan, dan tidak terkalahkan. Al-Raghib al-Asfahany mendefinisikannya dengan والعزة منزلة شريفة وهي نتيجة معرفة الإنسان بقدر نفسه وإكرامها. Al-‘Izzah adalah status yang terhormat dan merupakan hasil dari pengetahuan manusia tentang dirinya dan kehormatannya. Kemuliaan sejatinya mahkota kemanusiaan. Tidak ada manusia yang tidak menginginkan kemuliaan. Kemuliaan pada hakikatnya bagian esensial dari manusia yang diciptakan oleh Allah sebagai ciptaan yang termulia. Al-Quran menegaskan bahwa kemuliaan semata-mata milik Allah. Bila seseorang berkemauan kuat memperoleh kemuliaan, seharusnyalah dia senantiasa mendekatkan diri kepada Allah, Sang Pemilik Kemuliaan. Dengan demikian, at-taqarrub ilallah seharusnya menjadi langkah prioritas setiap helaan napas di kehidupan dunia yang fana ini. Tafsir ini mencoba mengurai apa yang harus dilakukan untuk mencapai kemuliaan tersebut
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ilmu memberikan kebijaksanaan dan wawasan untuk memahami dunia; kekayaan menyediakan sarana untuk berbuat kebaikan dan memberi dampak positif bagi masyarakat; sementara keahlian beladiri menanamkan keberanian dan kekuatan untuk menghadapi segala tantangan. Buku ini menggali lebih dalam makna dan aplikasi dari ketiga pilar tersebut dalam konteks kehidupan modern, dengan harapan bahwa pembaca tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini ditulis oleh para penulis yang terdiri atas para akademisi yang sudah berhasil menyelesaikan studi doktor tepat waktu, akademisi yang sedang menjalani proses pendidikan doktor, maupun akademisi yang sedang mempersiapkan studi doktor. Para penulis dari berbagai institusi pendidikan tersebut akan berbagi cerita dan pengalaman nyata tentang seputar pengalaman menempuh pendidikan doktor.